Roy Suryo: Proyek 'Kecebong' Jokowi, Proyek Bohong-Bohongan Untuk Pengembang


Republikin.com ~ Waketum Partai Demokrat Roy Suryo hadir dalam diskusi menolak reklamasi bersama Amien Rais dan Sudirman Said di DPR. Dalam diskusi, Roy menyinggung program 'kecebong'. Apa maksudnya?

Diskusi itu digelar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/11/2017). Proyek 'kecebong' yang dimaksud Roy ialah proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Kecebong adalah kependekan dari 'kereta cepat bohongan'.

"Beberapa waktu lalu kita lihat proyek yang saya sering menyebutnya, bahkan saya katakan itu proyek kecebong," sindir anggota Komisi I DPR ini.

"Kecebong itu kereta cepat bohong-bohongan. Iya, ini bohong-bohongan karena sebenarnya tidak perlu membangun kereta cepat Jakarta-Bandung yang berhenti 4 kali," imbuh Roy.

Roy menyebut proyek 'kecebong' hanya dijalankan demi kepentingan pengembang. Dia memberi suatu contoh berdasarkan pendapat pribadi.

"Karena sebenarnya satu pemberhentian yang namanya Kota Walini, itu adalah untuk pengembang. Kota Walini itu akan dibangun di salah satu PTPN, menggusur hutan. Waktu saya masih di Komisi VI beberapa waktu lalu, komisaris PTPN kita dorong untuk menolak itu. Dan sampai sekarang kecebong tetap menjadi kecebong," sebut dia.
ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIKIN.com
Sumber Berita : detik.com