Liberalnya Ananda SukarMoveOn: Lecehkan Surga, Campur Adzan Dengan Lagu Natal


Republikin.com ~ Sosok pianis Indonesia Ananda Sukarlan tiba-tiba jadi bahan gunjingan warganet. Hal itu lantaran pria pengagum Ahok tersebut walk out meninggalkan ruangan saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpidato di acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11/2017).

Ananda Sukarlanjut - SukarMoveOn

Karena tindakan walkout yang kekanak-kanakan tersebut, warganet pun memelintir nama Ananda Sukarlan yang tak sanggup move on dengan sebutan Ananda Sukarlanjut atau Ananda SukarMoveOn.

Muslim Tapi Kenapa Begini?

Warganet sejak awal menduga Ananda SukarMoveon bukan seorang muslim karena bersekolah di Sekolah katolik Kolese Kalisium, ditambah keterangan dari merdeka.com yang menyebut Ananda adalah seorang Kristen.

Ternyata hal tersebut dibantah oleh Ananda, dengan pengakuan bahwa dirinya seorang muslim.

"Maaf mas, saya Islam. Saya jg yg menurut banyak org pribumi." tulis Ananda di akun twitternya (13/11).

Warganet pun memilih untuk mempercayai pengakuan Ananda sebagai seorang muslim. Meski kelakuan Ananda terkesan sangat liberal.

Menggabungkan Lagu Natal Dengan Irama Adzan

Pemikiran liberal Ananda ini nampak saat tahun lalu mengaransemen musik tanpa lirik berjudul ‘December, 2016.’ Ananda, terilhami saat ia mendengar suara adzan di masjid dekat tempat tinggalnya di Jakarta Selatan menjelang perayaan Natal tahun lalu.

Menurut pengakuannya, Irama Musik besutan Ananda tersebut merupakan gabungan dari lagu yang kerap dikumandangkan saat Natal dengan irama yang ‘diterjemahkan’ Ananda dari lantunan adzan. seperti diberitakan oleh liputan6 (23/1).

Meski tidak terdengar kalimat Adzan di musik tersebut,  namun pemikiran untuk menggabung irama adzan dan lagu Natal dinilai warganet sebagai pemikiran liberal.

Lecehkan Surga Islam

Sebagai seorang muslim, Ananda tak segan-segan melecehkan Umat Islam dan Surga, dengan menggunakan kata-kata "kaum bumi datar" dan "pesta sex".

"Kan emang gitu kaum bumi datar. Saya jg seneng kok, lg butuh intermezzo. Bikin seneng org tuh dapet pahala, masuk surga terus pesta sex kan" tulis Ananda tanpa malu di akun twitternya (15/8).

Unggahan status Ananda tersebut dinilai tidak punya etika sebagai seorang muslim. Sebagai seorang muslim Ananda harusnya menjaga marwah Islam bukannya menggunakan kata-kata yang berkonotasi negatif terhadap islam.

Semoga dalam waktu dekat Ananda Sukarlan bisa move on dan kembali menjadi seorang muslim yang lurus tanpa pemikiran-pemikiran Liberal.



ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIKIN.com
Sumber Berita : republikin.com