HOAX! Kabar CTO Traveloka Walk Out Saat Anies Pidato Ternyata Bohong Besar

Anies Sandi saat pidato di acara Kanisius

Republikin.com ~ Media sosial di Indonesia, terutama Twitter, saat ini sedang dibanjiri seruan untuk melakukan uninstall aplikasi Traveloka. Media massa Nasional juga memberitakan hal ini.

Detik.com Tidak Pernah Menyebut Bos Traveloka Hadir di Acara Kanisius

Beberapa portal berita mengaku mengambil sumber dari detik.com dan menyebut Bos Traveloka hadir di acara Kanisius. Sehingga membentuk opini para netizen, bahwa CTO yang juga salah satu pendiri Traveloka, Derianto Kusuma, tersebut mendukung aksi walk out saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang berpidato di acara ulang tahun sekolah Kolese Kanisius.

Padahal detik.com tidak pernah menyebut Bos traveloka hadir, detik.com hanya memberitakan adanya kabar di sosial media bahwa Bos Traveloka hadir di acara tersebut dan melakukan walk out.

Tapi detikcom menekankan kabar itu adalah kabar angin yg belum jelas benar tidaknya. Jadi jangan digoreng, data-data masih mentah.

Berita detik.com yang dimaksud bisa dibaca di sini.

Klarifikasi Resmi Pihak Traveloka

Kabar hoax itu membuat marah para netizen yang menyebut Derianto tidak menghormati Anies dan memutuskan untuk ramai-ramai mencopot aplikasi Traveloka dari ponsel pintar.

Entah darimana awalnya informasi ini beredar, karena ternyata kabar itu hanyalah hoax.

Pihak Traveloka telah mengonfirmasi jika Derianto tidak hadir dalam acara peringatan ke-90 tahun Kanisius pada Sabtu (11/11) lalu. Diketahui, Derianto memang diiundang untuk menghadiri acara tersebut karena ia mendapatkan penghargaan sebagai salah satu alumnus Kanisius yang berprestasi.

"Kami turut berbangga bahwa salah satu pendiri kami Bapak Derianto Kusuma, menerima penghargaan dari Alumni Kanisius. Akan tetapi beliau berhalangan hadir dikarenakan beliau sedang melakukan perjalanan dinas yang telah direncanakan beberapa bulan sebelumnya," jelas Traveloka dalam keterangan resmi kepada VIVA melalui email, Selasa 14 November 2017.

Ini berarti apa yang diisukan di media sosial soal dukungan Derianto terhadap aksi walk out tersebut tidaklah benar.

Itu kenapa redaksi republikin.com tidak pernah menayangkan berita tentang blokir traveloka, karena sumber-sumbernya tidak jelas.

Kita semua berharap Muslim Cyber Army kedepan lebih waspada terhadap jebakan hoax seperti sebelumnya berhembus video hoax berjudul "Abu Janda Melawan Banser"

Mari, waspada dan kita lawan hoax bersama.

Baca juga: HOAX! Video Abu Janda Perangi Banser NU, Awas Jangan Terjebak

ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIKIN.com
Sumber Berita : kumparan.com dan viva.co.id