Foto Satelit Ungkap Cina Bikin Reklamasi untuk Kepentingan Militer

Karang Mischief

Republikin.com ~ Dilansir dari viva.co.id, Citra satelit baru memperlihatkan bagaimana China dengan cepat mengklaim karang Mischief di kepulauan Spratly, yang berada dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) Filipina, dengan aktivitas reklamasi.

Dilansir dari Reuters, Kamis, 9 April 2015, aktivitas kapal keruk dan pembangunan tembok laut di Mischief merupakan yang terbaru, dari serangkaian reklamasi yang juga dilakukan China pada enam karang lain di Spratly.

Karang Mischief yang disebut dengan nama Meiji oleh China, diperebutkan juga oleh Filipina yang menyebutnya karang Panganiban, serta Vietnam yang menyebutnya karang Da Vanh Khan.

Wilayah di sekitarnya diyakini kaya dengan kandungan minyak dan gas bumi. Menurut versi Barat, karang Mischief ditemukan oleh Henry Spratly pada 1791, diberi nama dari pelaut Jerman Heribert Mischief, yang menjadi salah satu awak kapalnya.

China membangun struktur awal di Mischief pada 1994 dan 1995, yang memicu protes dari Filipina karena karang itu terletak 130 mil atau 209 kilometer dari Palawan. Citra satelit terbaru yang dirilis oleh Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) yang berbasis di Washington, memperlihatkan apa yang mereka sebut formasi daratan buatan serta bangunan baru dan tembok laut di Mischief.

CSIS mengklaim, kapal transportasi amfibi China terlihat pada Februari lalu, beberapa ratus meter dari Mischief. Kapal itu disebut dapat mengangkut 800 tentara serta 20 kendaraan amfibi lapis baja.

Sementara foto pemantauan satelit di Mischief pada Oktober 2014, masih belum memperlihatkan aktivitas reklamasi. Beijing menjawab kritik atas aktivitas mereka di Spratly, dengan mengatakan itu bagian dari kedaulatan mereka.
ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIKIN.com
Sumber Berita : viva.co.id