Video: Janji 2 Minggu Selesai? Menteri Jokowi Akui, 3 Tahun e-KTP Belum Tuntas


Republikin.com ~ Pemerintahan Jokowi-JK memasuki tahun kerja ke-3, masih banyak pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Salah satu hal terpenting yakni pendataan warga negara melalui e-KTP yang termasuk dalam ranah program e-Gov Jokowi.

Selain mengalami berbagai kendala dalam proses pembuatannya. Rupanya, dana proyek negara ini juga dikorupsi oleh sejumlah pejabat. Hal itu diakui oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Thajo Kumolo.

"Kita targetkan di Tahun 2019 e-KTP dapat terselesaikan. Kemendagri selama ini harus bolak-balik mengatasi e-KTP ini. Utamanya bolak-balik dipanggil KPK," katanya dalam diskusi Forum Medika Barat 9, di Staf Kepresidenan, Kamis (19/10).

Publik masih ingat dalam pagelaran Debat Capres 2014 yang lalu, Jokowi mengatakan bahwa penerapan e-Gov itu mudah saja dilakukan. "Panggil saja programmer, tidak ada dua minggu bisa dirampungkan."

Hal itu menjadi perdebatan sendiri karena menurut banyak praktisi IT atau juga orang-orang yang berkecimpung dalam dunia teknologi, khususnya pembuatan suatu program, pernyataan Jokowi tersebut hal yang mustahil, atau bisa dikatakan omong kosong.

Pakar IT pasti paham pembuatan suatu program dalam skala nasional dibutuhkan banyak hal dan juga tentunya membutuhkan waktu yang lebih dari 2 minggu.

Berikut video momen Jokowi mengobral Janji "Panggil programer 2 Minggu selesai":


ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIKIN.com
Sumber Berita : kiblat.net dan republikin.com