Tuh, Proyek KA Cepat Jokowi Disebut-Sebut di Kongres Partai Komunis Cina


Republikin.com ~ Dilansir dari republika.co.id, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Partai Komunis Cina menyatakan proyek pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung dan sejumlah proyek kereta Cina di sejumlah negara lain mengalami kemajuan positif.

Kepastian tentang berjalannya proyek pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung itu disampaikan komisi ini dalam laporannya tentang pembangunan ekonomi dan sosial Tiongkok sejak Kongres Nasional ke-18 PKC yang dibagikan kepada wartawan di Beijing, Sabtu (21/10).

Terkait dengan proyek pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung ini, September lalu, Direktur Bisnis Asia Cina Railway Group Limited (CREC) Li Jianping mengatakan dia yakin pembangunan proyek infrastruktur tersebut selesai sesuai jadwal pada akhir 2019.

"Proyeknya terus berjalan sesuai jadwal dan sesuai harapan pemerintah kedua negara. Tahun ini kami memang fokus pada pembebasan lahan sebagai tahap persiapan konstruksi," katanya saat menerima kunjungan wartawan dari sejumlah negara anggota ASEAN.

Sudah salah langkah. Yang rugi kita sendiri

Sebelumnya, Djoko Setijowarno, akademisi teknik sipil dari Unika Soegijapranata, yang pernah menjadi pengurus Masyarakat Transportasi Indonesia, pernah men-kritik kebijakan Jokowi terkait kereta cepat.

Djoko menyayangkan keterlibatan negara luar, dalam hal ini perusahaan negara Cina semakin besar justru ketika proyek macam ini diklaim pemerintah punya nilai “strategis” secara nasional. Ini sangat disayangkan.

“Saya sudah beri masukan sejak awal. Harusnya kita siap dulu,” kata Setijowarno, “Jadi jangan membikin groundbreaking dahulu sementara tidak jelas perjanjiannya.”

“Akhirnya, kan, seperti ini … Sudah salah langkah. Yang rugi kita sendiri … Kita sudah keluarkan duit sementara yang janji (perusahaan negara Cina), satu Yuan pun belum keluar.”  Ujar Djoko seperti dilansir tirto.id


ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIKIN.com
Sumber Berita : republika.co.id