Terciduk, Akun Resmi Ahok Sebut Pribumi, Lihat Sebelum Dihapus


Republikin.com ~ Pidato perdana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat panas sebagian orang, terlebih para pendukung Ahok. Anies, kala itu pidato dengan menyebut kata 'pribumi'.

"Jakarta ini satu dari sedikit kota di Indonesia yang merasakan kolonialisme dari dekat, penjajahan di depan mata itu di Jakarta, selama ratusan tahun. Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan, kini telah merdeka, kini saatnya kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri."

Anies pun telah menjelaskan kata pribumi di pidato tersebut tidak bernuansa SARA karena yang disorotnya adalah saat zaman penjajahan. "Karena saya menulisnya pada era penjajahan dulu karena Jakarta kota yang paling merasakan, kalau kota-kota lain itu enggak merasakan Belanda secara dekat," kata Anies.

Hal tersebut sama dengan Ketua Umum PDI P Megawati Soekarnoputri saat menyebut kata "pribumi" dalam pidatonya di acara gelar Doctor Honoris Causa. Baca: Yang Boleh Ngomong "Pribumi" Cuma Megawati? Saat itu Megawati menyebut kata pribumi juga dalam konteks sejarah.

Namun, Anies pun dilaporkan ke polisi terkait ucapan itu. Beberapa orang dari Banteng Muda Indonesia DKI Jakarta melaporkan Anies Baswedan di Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

"Kami dengan semangat pemuda Indonesia, kami dari Banteng Muda Indonesia DKI Jakarta hari datang konsultasi dengan pihak Polda Metro Jaya melaporkan Anies Baswedan terkait pidato yang kemarin disampaikan," ujar Wakil Ketua Bidang Hukum Banteng Muda Indonesia DKI Jakarta Ronny Talapessy.

Anehnya dengan semangat pemuda Indonesia, Banteng Muda Indonesia tidak melaporkan Megawati.

Dalam laporan tersebut, Anies Baswedan dilaporkan karena dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 Huruf B ke-1 dan 2 dan Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, dengan nomor Laporan Polisi LP/1072/X/2017/Bareskrim.

SELAIN MEGAWATI, AHOK JUGA MENYEBUT PRIBUMI

Akun twitter resmi dan terverifikasi milik Ahok, (@basuki_btp), ternyata pernah melakukan unggahan status yang menyebut kata pribumi (6/4/2012).

Unggahan tersebut dilakukan Akun @basuki_btp, untuk memamerkan salah satu testimoni dari penggemarnya di twitter.

"Salut utk pak @basuki_btp, Saya lebih bangga dipimpin minoritas sprti anda drpd koruptor pribumi yg bertebaran" Tulis akun resmi Ahok, sembari mengutip ucapan dari akun @brampanic

Meski hanya kutipan dari akun @brampanic, namun akun  @basuki_btp telah dengan sengaja menulis ulang kata koruptor "pribumi" di akun twitternya.

Apakah harus dilaporkan juga?

Berikut cuitan aslinya dan komentar para netizen:

Baca Rangkuman Berita Hari ini di sini :

Like Facebook Berita Muslim Cyber Army :

Join Channel Telegram Republikin :

Follow Twitter Berita Muslim Cyber Army :



ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIKIN.com
Sumber Berita : merdeka.com dan republikin.com