Prabowo Gentle Hadiri Pelantikan Jokowi, Djarot Ngacir ke Labuan Bajo, Ini Reaksi Warganet


Republikin.com ~ Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Namun, Djarot Saiful Hidayat kemungkinan tidak akan menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) yang akan dilakukan di Istana Negara.

Berdasarkan sumber merdeka.com, Djarot memutuskan untuk jalan-jalan bersama keluarganya. Djarot memutuskan untuk terbang ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur sejak pagi tadi.

"Kayaknya enggak (dateng Sertijab). Berangkat ke Labuan Bajo sama ibu dan anak-anak. Berangkat tadi pagi," katanya kepada merdeka.com, Senin (16/10).

Hal ini disayangkan oleh warganet, mengingat dahulu Prabowo meskipun kalah dalam pemilu tetap menghadiri Pelantikan Jokowi, untuk mendinginkan suasana.

Bersikap Layaknya Pria Gentle, Prabowo Dipuji Lawan Politiknya

Seperti dilansir oleh liputan6.com, Prabowopun sampai dipuji oleh lawan politiknya terkait sikapnya yang dinilai Gentle dan mendinginkan suasana.

"Kehadiran Pak Prabowo memberikan kesejukan. Suasana yang tergambar berbeda dengan waktu sebelum pelantikan," kata politisi PDIP Aria Bima.

Selain Aria, juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan sudah selayaknya Prabowo hadir dalam pelantikan Jokowi-JK. Menurut dia, sikap Prabowo mencairkan suasana politik.

"Saya berterima kasih dengan kehadiran Pak Prabowo karena mencairkan suasana politik," ucap Ruhut.

Gentle, Prabowo Dipuji Pengusaha

Pengusaha sekaligus Presiden Direktur Bosowa, Erwin Aksa menilai pelantikan Jokowi-JK memberi sinyal kepada seluruh masyarakat Indonesia dan dunia terhadap proses demokrasi di Tanah Air. Ia pun memberi acungan jempol terhadap sikap Prabowo yang menghadiri pelantikan Jokowi-JK.

"Menunjukkan kita punya demokrasi yang sangat terbuka dan saling menghormati. Yang kalah menghormati yang menang dan begitu sebaliknya. Demokrasi kita punya intelektualitas tinggi dan telah matang," tegas Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang UMKM dan Koperasi itu.

Kata Erwin, demokrasi terbuka dan matang ini seharusnya menjadi kebanggaan rakyat Indonesia. Proses demokrasi tersebut, sambungnya, jarang terjadi di negara-negara lain.

"Hal itu jarang terjadi di negara-negara yang baru memiliki demokrasi. Jadi saya kira kita harus bangga melihat pemimpin-pemimpin sangat dewasa," tukas Erwin.

Pujian Untuk Djarot

Berikut republikin.com rangkum pendapat Netizen mengenai sikap Djarot jelang Sertijab Anies-Sandi.



ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIKIN.com
Sumber Berita : republikin.com