Meski Ditipu & Dibohongi, Anies Bijak Sikapi Raibnya Rumah DP 0% Dari Anggaran


Republikin.com ~ Program serta visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno tidak masuk dalam Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2018. KUA-PPAS adalah cikal bakal Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Wakil Ketua DPRD DKI Mohammad Taufik berencana mengembalikan KUA-PPAS kepada eksekutif yaitu Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI Jakarta. Nilai KUA-PPAS 2018 yaitu sebesar Rp 74,06 trilyun.

"Akan kita kembalikan karena belum memuat program Anies-Sandi, belum masuk. Misal program rumah dengan DP 0%, yang ada pembangunan rusun. Itu beda banget," kata Taufik di Gedung DPRD, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (19/10).

Taufik mengatakan, Ketua Tim Sinkronisasi Anies-Sandi, Sudirman Said, telah dibohongi TAPD Pemprov DKI Jakarta. Tim ini beberapa kali melakukan rapat dengan TAPD untuk memasukan program dan janji kampanye Anies-Sandi untuk masuk dalam KUA-PPAS 2018.

"Saya katakan ke Sudirman Said, Anda itu dibohongi oleh Pemprov DKI. Ngapain rapat-rapat tapi KUA-PPAS sudah masuk ke DPRD sejak bulan Mei 2017. Percuma rapat bahas ini dan itu," sambung Taufik.

Politisi Partai Gerindra itu berencana menemui Anies Baswedan untuk membahas KUA-PPAS 2018. Meski dikembalikan, Taufik menjamin tidak akan ada keterlambatan pengesahan APBD yaitu pada bulan Desember 2018.

KUAPPAS 2018 diusulkan Rp 74,06 trilyun, naik dari 2017 sebesar Rp 70,9 trilyun. Draf KUAPPAS diserahkan Pemprov DKI kepada DPRD di akhir Juni 2017.

Dihubungi terpisah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membenarkan ada banyak programnya yang belum masuk dalam Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara ( KUA-PPAS) 2018. Anies mengatakan beberapa program belum masuk karena KUA-PPAS sudah dikirim ke DPRD DKI pada Mei, saat dirinya belum dilantik menjadi gubernur.

"Sebagian karena itu, sebagian membutuhkan otoritas dari gubernur dan karena memang gubernur belum ganti. Setelah ganti, baru bisa kita laksanakan," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (19/10/2017).

Anies mengatakan dia akan kembali melihat susunan kegiatan dalam KUA-PPAS 2018. Besok, proses revisi KUA-PPAS 2018 akan dia mulai.

"Nanti kami akan masukkan semuanya dan besok baru akan mulai prosesnya," kata Anies.
ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIKIN.com
Sumber Berita : gatra.com dan kompas.com