Kocak, Klaim Puan "Rakyat Sejahtera" Disanggah BPS, Netizen: Bener kok, Buktinya Puan Makin Gendut


Republikin.com ~ Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menyatakan bahwa kesejahteraan rakyat Indonesia meningkat dalam tiga tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Puan mengatakan dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden Jakarta, Senin, bahwa kesejahteraan rakyat meningkat terlihat dari kenaikan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 68,9 pada tahun 2014 menjadi 69,5 pada tahun 2015, 70,19 pada tahun 2016, dan 70,79 pada tahun 2017.

Sementara, Indeks Gini mengalami tren penurunan dari 0,414 pada tahun 2014 menjadi 0,402 pada tahun 2015, 0,394 pada tahun 2016, dan 0,393 pada tahun 2017 seperti diberitakan oleh antaranews.com (23/10).

BANTAHAN DARI DATA BPS VERSI FAISAL BASRI

Klaim Puan dinilai tidak tepat jika dibandingkan dengan pernyataan Pengamat ekonomi Faisal Basri yang data-datanya diambil dari BPS (Badan Pusat Statistik)

Seperti dirangkum dari republika.co.id, Faisal mengatakan perkembangan dan kesenjangan ekonomi Indonesia dalam kurun dua tahun terakhir belum menggembirakan. Bahkan, di beberapa sektor malah tampak mengalami penurunan.

Jangan Gunakan Gini Rasio

"Memang ada yang mengatakan kesenjangan membaik karena angka gini rasio turun. Tapi nanti dulu, angka gini rasio itu hanya menyoal soal pengeluaran. bukan pada besarana angka pendapatan. Orang kaya dan miskin kan sama kalau dilihat dari kebutuhan makan misalnya, hanya sama-sama makan satu piring atau tak bisa pakai beberapa mobil dalam satu waktu sekaligus.  Namun, kalau dari sisi pendapatan antara yang kini miskin dan kaya akan berbeda sekali. Yang kaya bisa sangat berlipat-lipat pendapatannya dari yang miskin," kata Faisal Basri, dalam acara Peringatan 43 tahun Peristwwa Malari, di Jakarta (15/1).

10 Persen Orang Indonesia Kuasai 75% Kekayaan Indonesia

Faisal mengatakan kalau dilihat dari indeks kesenjangan pendapatan antara  orang kaya dan miskin dunia, maka posisi Indonesia kini berada pada peringkat keempat dunia. Posisi ketidaksamaan (unequal) ini dibelakang Rusia yang kesenjangaannya mencapai 74, 5 persen, India (58,4 persen), Thailand (58 persen), Indonesia (49,3 persen). Dalam hal ini menjadi tidak mengejutkan bila ada fakta bahwa 10 persen orang di Indonesia menguasai 75,7 persen kekayaan Indonesia.

2/3 Dari Orang Kaya di Indonesia adalah Orang Yang Dekat Dengan Kekuasaan

"Data lain juga kini menunjukan bahwa 2/3 dari orang kaya yang ada di Indonesia itu menjadi ‘kroni’ atau orang yang dekat dengan kekuasaan," katanya. Faisal juga mengatakan mengacu pada ‘The Crony-Capitalism indek’ maka posisi orang yang menjadi kaya berkat ‘dekat’ pada kekuasaan di Indonesia berada pada peringkat keenam dunia, di bawah Rusia, Malyasia, Philipina, Singapura, Ukraina, dan Meksiko.

Orang Indonesia Paling Keras Bekerja, Tapi Hasilnya ...

"Orang Indonesia kini menduduki peringkat ketiga sebagai orang yang paling keras bekerja, di bawah Korea Selatan dan Hong Kong. Uniknya, meski orang kita bekerja lebih keras, hasilnya berbeda dengan orang yang bekerja di kedua negara itu. Penghasilan orang Indonesia tetap lebih sedikit dari mereka," ujar  Faisal Basri.

Masa Tunggu Pengangguran Makin Lama

Pada akhir-akhir ini, masa tunggu untuk mendapat pekerjaan di Indonesia juga semakin panjang. Bila dua tahun lalu masa tunggu untuk mencari kerja mencapai enam bulan, maka kini sudah mencapai satu tahun.

Pembangunan Infastruktur Hanya Untuk Orang Kaya

"Memang ada pembangunan infastruktur, tapi yang merasakannya hanyalah mereka yang kaya saja," tukas Faisal serayaa berseloroh apakah dalam situasi ini perlu adanya ‘Malari’ lagi.

"Yang jelas data saya ini jelas karena di antaranya diambil dari dara Badan Pusat Statistik (BPS). Mudah-mudahan dengan bicara begini saya tidak dikirimi ‘surat cinta’ lagi," tegas Faisal Basri

Senada dengan Faisal Basri, kalangan warganet pun tidak setuju dengan pernyataan Puan yang men-klaim kesejahteraan rakyat meningkat, berikut beberapa komentar warganet yang berhasil dirangkum oleh republikin.com


ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIKIN.com
Sumber Berita : republikin.com