AHY Jenguk Ahok di Mako Brimob, Netizen Ini Ungkap Kisah Dibaliknya


Republikin.com ~ Sehari setelah pelantikan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di penjara Mako Brimob Jakarta, Selasa (17/10/2017) pagi.

Langkah ini dinilai sebagai langkah yang tepat, untuk meredam gejolak konflik sosial antara pendukung Ahok dan Pendukung Anies, karena dilakukan usai Agus menghadiri Sertijab Anies-Sandi.

Pertemuan itu disampaikan Agus melalui akun instagram terverifikasi miliknya, agusyudhoyono.

"Pagi ini saya bersilaturahmi dengan Pak Ahok @basukibtp. Beliau menerima saya dengan sangat baik. Kami saling bercerita tentang kehidupan, dan saling mendoakan semoga ke depan kami berdua bisa menjadi manusia yang lebih baik, dan bermanfaat untuk orang banyak," tulis Agus.

Agus menambahkan, "Semoga kita memiliki kebesaran jiwa untuk dapat mengapresiasi karya dan jasa pemimpin terdahulu, sambil memberikan kesempatan dan mendukung pemimpin yang baru untuk dapat melanjutkan hal-hal yang sudah baik, dan memperbaiki segala yang belum baik. Yuk, kita bersatu membangun negeri."

Salah satu akun ikut membahas pertemuan antara AHY dengan Ahok sembari menunjukkan sebuah foto kenangan masa lalu beserta kisah dibaliknya(foto di bawah), seperti republikin.com rangkum di bawah.

Saya masih ingat foto ini. Hari ketika Agus-Sylvi dinyatakan kalah dalam putaran pertama pilkada DKI. Kami setelah itu menangis. Bukan saja karena kalah. Tapi ingat selama bbrp bulan masa kampanye kubu Agus-Sylvi dhajar habis2an kubu Ahok. Bahkan aparat negara pun dikerahkan untuk menghalangi laju anak muda ini. Pasangannya Mpok Sylvi dan suaminya bbrp kali dipanggil polisi dengan tuduhan korupsi dan membiayai aksi makar. Survey AHY yang awalnya di atas kemudian merosot dan akhirnya kalah.

Setelah QC menyatakan Agus-Sylvi, saya tahu AHY terpukul. Dia mengurung diri di kamar. Wajar. Kami menunggu di luar kediaman Pak SBY sampai malam. Lalu, kami dikasih tahu untuk siap2 ke kantor DPP Partai Demokrat. AHY akan menyampaikan pidato kekalahannya di hadapan pendukungnya yang masih setia mrenunggu.

Pidato kekalahan AHY saat itu sungguh menyentuh. Sikap ksatrianya menerima kekalahan mendapat banyak pujian bahkan dari pendukung lawan2nya. Dan sikap menerima kekalahan dengan hati lapang itu bukan hanya basa-basi. Jauh setelah kekalahan di pilkada DKI, dia makin menunjukkan kematangannya sebagai politisi dan prmimpin muda. Dia lupakan pertarungan di DKI, dia temui bekas lawan2nya dan terus menebar virus positif ke generasi muda di seluruh Indonesia.

Hari ini dia bahkan menemui rival beratnya di pilkada DKI, Ahok, di tahanan Mako Brimob. Dia benar2 sudah melupakan pertarungan di DKI. Melangkah untuk Indonesia ke depan. "Pertarungan kita di pilkada DKI sudah usai," katanya di pidato kekalahannya tahun lalu.

Dan itu bukan sekedar lips service. Diwujudkan dalam tindakan nyata. Bahkan, mungkin ketika sebagian pendukungnya belum bisa move on dari kekalahan, AHY sudah melangkah jauh. Menuju tujuannya. Tujuan yang lebih besar. Satu hari nanti dia pasti sampai di tujuannya.

Berikut postingan tersebut


ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIKIN.com
Sumber Berita : tirto.id dan republikin.com